Senin, 26 September 2011

SEJARAH SASTRA

A.Periodisasi Sastra Indonesia

Periodisasi sastra adalah pembabakan waktu terhadap perkembangan sastra yang ditandai dengan ciri-ciri tertentu. Maksudnya tiap babak waktu (periode) memiliki ciri tertentu yang berbeda dengan periode yang lain.

1.Zaman Sastra Melayu Lama

Zaman ini melahirkan karya sastra berupa mantra, syair, pantun, hikayat, dongeng, dan bentuk yang lain.

2.Zaman Peralihan

Zaman ini dikenal tokoh Abdullah bin Abdulkadir Munsyi. Karyanya dianggap bercorak baru karena tidak lagi berisi tentang istana danraja-raja, tetapi tentang kehidupan manusia dan masyarakat yang nyata, misalnya Hikayat Abdullah (otobiografi), Syair Perihal Singapura Dimakan Api, Kisah Pelayaran Abdullah ke Negeri Jedah. Pembaharuan yang ia lakukan tidak hanya dalam segi isi, tetapi juga bahasa. Ia tidak lagi menggunakan bahasa Melayu yang kearab-araban.


3.Zaman Sastra Indonesia

a.Angkatan Balai Pustaka (Angkatan 20-an)

Ciri umum angkatan ini adalah tema berkisari tentang konflik adat antara kaum tua dengan kaum muda, kasih tak sampai, dan kawin paksa, bahan ceritanya dari Minangkabau, bahasa yang dipakai adalah bahasa Melayu, bercorak aliran romantik sentimental.

Tokohnya adalah Marah Rusli (roman Siti Nurbaya), Merari Siregar (roman Azab dan Sengsara), Nur Sutan Iskandar (novel Apa dayaku Karena Aku Seorang Perempuan), Hamka (roman Di Bawah Lindungan Ka’bah), Tulis Sutan Sati (novel Sengsara Membawa Nikmat), Hamidah (novel Kehilangan Mestika), Abdul Muis (roman Salah Asuhan), M Kasim (kumpulan cerpen Teman Duduk)

b.Angkatan Pujangga Baru (Angkatan 30-an)

Cirinya adalah 1) bahasa yang dipakai adalah bahasa Indonesia modern, 2) temanya tidak hanya tentang adat atau kawin paksa, tetapi mencakup masalah yang kompleks, seperti emansipasi wanita, kehidupan kaum intelek, dan sebagainya, 3) bentuk puisinya adalah puisi bebas, mementingkan keindahan bahasa, dan mulai digemari bentuk baru yang disebut soneta, yaitu puisi dari Italia yang terdiri dari 14 baris, 4) pengaruh barat terasa sekali, terutama dari Angkatan ’80 Belanda, 5)aliran yang dianut adalah romantik idealisme, dan  6) setting yang menonjol adalah masyarakat penjajahan.

Tokohnya adalah STA Syhabana (novel Layar Terkembang, roman Dian Tak Kunjung Padam), Amir Hamzah (kumpulan puisi Nyanyi Sunyi, Buah Rindu, Setanggi Timur), Armin Pane (novel Belenggu), Sanusi Pane (drama Manusia Baru), M. Yamin (drama Ken Arok dan Ken Dedes), Rustam Efendi (drama Bebasari), Y.E. Tatengkeng (kumpulan puisi Rindu Dendam), Hamka (roman Tenggelamnya Kapa nVan Der Wijck).

c.Angkatan ’45

Ciri umumnya adalah bentuk prosa maupun puisinya lebih bebas, prosanya bercorak realisme, puisinya bercorak ekspresionisme, tema dan setting yang menonjol adalah revolusi, lebih mementingkan isi daripada keindahan bahasa, dan jarang menghasilkan roman seperti angkatan sebelumnya.

Tokohnya Chairil Anwar (kumpulan puisi Deru Capur Debu, kumpulan puisi bersama Rivai Apin dan Asrul Sani Tiga Menguak Takdir), Achdiat Kartamiharja (novel Atheis), Idrus (novel Surabaya, Aki), Mochtar Lubis (kumpulan drama Sedih dan Gembira), Pramduya Ananta Toer (novel Keluarga Gerilya), Utuy Tatang Sontani (novel sejarah Tambera)

d.Angkatan ’66

Ciri umumnya adalah tema yang menonjol adalah protes sosial dan politik, menggunakan kalimat-kalimat panjang mendekati bentuk prosa.

Tokohnya adalah W.S. Rendra (kumpulan puisi Blues untuk Bnie, kumpulan puisi Ballada Orang-Orang Tercinta), Taufiq Ismail (kumpulan puisi Tirani, kumpulan puisi Benteng), N.H. Dini (novel Pada Sebuah Kapal), A.A. Navis (novel Kemarau), Toha Mohtar (novel Pulang), Mangunwijaya (novel Burung-burung Manyar), Iwan Simatupang (novel Ziarah), Mochtar Lubis (novel Harimau-Harimau), Mariannge Katoppo (novel Raumannen).

B.Identifikasi Moral, Estetika, Sosial, Budaya Karya Sastra

1.Identifikasi Moral

   Sebuah karya umumnya membawa pesan moral. Pesan moral dapat disampaikan oleh pengarang secara langsung maupun tidak langsung. Dalam karya satra, pesan moral dapat diketahui dari perilaku tokoh- tokohnya  atau komentar langsung pengarangnya lewat karya itu.

2.Identifikasi Estetika atau Nilai Keindahan

   Sebuah karya sastra mempunyai aspek-aspek keindahan yang melekat pada karya sastra itu. Sebuah puisi,misalnya: dapat diamati aspek persamaan bunyi, pilihan kata, dan lain-lain. Dalam cerpen dapat diamati pilihan gaya bahasanya.

3.Identifikasi Sosial Budaya

   Suatu karya sastra akan mencerminkan aspek sosial budaya suatu daerah tertentu. Hal ini berkaitan dengan warna daerah. Sebuah novel misalnya, warna daerah memiliki corak tersendiri yang membedakannya dengan yang lain. Beberapa karya sastra yang mengungkapkan aspek sosial budaya:

Pembayaran karya Sunansari Ecip mengungkapkan kehidupan di Sulawesi Selatan.

Bako Karya Darman Moenir mengungkapkan kehidupan Suku Minangkabau di Sumatera Barat.

Sabtu, 24 September 2011

Soal bahasa Indonesia kelas XI

Bacalah teks berita berikut untuk soal no 1 dan 2 !
Sabtu, 24/09/2011
SBY di Atas Angin, Reshuffle Tak Perlu Libatkan Parpol
Jakarta - Posisi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebetulnya aman dari ancaman partai politik. Karena itu, SBY tidak perlu melibatkan mereka dalam melakukan perombakan kabinet.
Hal itu disampaikan oleh pengamat politik Sukardi Rinakit dalam diskusi Polemik Sindo Radio di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (24/9/2011).Menurut Sukardi, saat ini, kebatinan masyarakat pada umumnya sangat mendukung Presiden SBY untuk melakukan reshuffle. Di sisi lain, partai pun tidak akan melayangkan keberatan bila wakilnya di kabinet dicopot.
"Partai-partai ini sadar, kalau sekarang macem-macem, 2 tahun lagi sudah fokus ke pemilu. Kalau namanya jelek, mereka juga akan merosot gitu lho," kata Sukardi."Artinya, Pak SBY dalam kondisi aman. Publik mendukung, parpol tidak akan mengajukan komplain," lanjut dia.

Sukardi menyarankan, SBY tidak perlu mempertimbangkan keberadaan setgab parpol koalisi dalam menyusun kabinet hasil reshuffle ke depan. Sekarang ini, posisi SBY bebas menentukan siapa saja yang ia pilih, tanpa harus terbebani kepentingan politik dengan parpol pendukung.
Sukardi menambahkan, setidaknya ada 4 kriteria yang harus diperhatikan SBY ketika ingin mengganti para menterinya. Kriteria itu adalah kinerja, isu korupsi, isu moral, dan kesehatan para menteri.
"Presiden harus resume power. Menyatukan kekuatan. Siapapun yang diganti silakan, tapi para menteri haruslah yang bertanggungjawab," ucap Sukardi.
Sumber : www.detiknews.com
1.Carilah 2 fakta dan 2 opini yang terdapat pada teks berita di atas ?
2.Ide pokok dari berita di atas adalah ?
3.Langkah-langkah apa yang perlu dipersiapkan ketika akan memulai sebuah wawancara?
4.Buatlah sebuah pertanyaan wawancara dengan menggunakan jenis pertanyaan cermin ?
5.Buatlah sebuah dialog wawancara dengan responden seseorang yang berprofesi sebagai penari ?








kirimkan jawaban anda ke e-mail :  tubaindo@gmail.com jangan lupa cantumkan nomor hp anda.Trimakasih

Senin, 19 September 2011

Soal bahasa Indonesia kelas X

Bacalah teks berita di bawah ini untuk soal no 1 dan 2 !
Bis Sumber Kencono Lolos Sanksi Pencabutan Izin Operasional
SURABAYA-MICOM. PO Sumber Kencono aman dari sanksi pencabutan izin operasional. Hal ini terkait dengan kecelakaan maut yang merenggut 20 nyawa di Jl Bypass Mojokerto KM 51, Senin (12/9) dini hari lalu. "Dari hasil gelar perkara, yang salah adalah minibus, sehingga tidak mudah mencabut izin trayek terhadap bus Sumber Kencono," kata Kepala Dinas Perhubungan dan LLAJ Jatim Wahid Wahyudi di Surabaya, Minggu (18/9).

Menurutnya, saat mengajukan izin trayek ke Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, tiap PO bus sudah menandatangani surat pernyataan, unit kendaraan yang terlibat kecelakaan dengan korban jiwa lebih dari 9 orang akan dibekukan izin trayeknya sampai dengan tuntas kasus hukum di pengadilan dan mendapat keputusan berkekuatan hukum tetap. Namun, pencabutan trayek akan dilakukan berdasarkan keputusan pengadilan setelah dilakukan evaluasi. "Jadi sanksi ini hanya berlaku pada unit bus yang terlibat kecelakaan, bukan izin operasional secara keseluruhan," tegasnya.

Sementara itu, dari hasil gelar perkara yang dilakukan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Jatim terkait kecelakaan maut yang melibatikan Bus Sumber Kencono dengan minibus ELF di Jl ByPass Mojokerto, disimpulkan bahwa supir travel minibus ELF yang bersalah. Tim teknis Labfor Mabes Polri Cabang Surabaya AKBP Joko mengatakan kecepatan bus Sumber Kencono saat terjadi kecelakaan diperkirakan 88,7 km/jam. "Ini dihitung dari jarak antara terminal Bungurasih dengan TKP kecelakaan sepanjang 51 km yang ditempuh selama 50 menit," ujarnya. Sedangkan, minibus travel Elf yang dikemudikan Alm Didik Prayogo diduga melaju dengan kecepatan 80-90 km/jam. Ini dengan perhitungan jarak 120 km dari Terminal Nganjuk ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang ditempuh 1 jam 50 menit.

Tim juga menemukan fakta adanya bekas pengereman dari ban bus PO Sumber Kencono sepanjang 45 meter. Ini menunjukkan bahwa bus ini sempat berupaya menghindari tabrakan dengan mengurangi kecepatan. Tapi, pada arah berlawanan, travel Elf berisi 21 penumpang dari Nganjuk berupaya menyalip kendaraan di depannya di jalur menikung. Tabrakan pun tak terelakkan tanpa ada upaya pengereman dari travel Elf di jalur yang dilewati bus PO Sumber Kencono.

Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Sam Budigusdian mengatakan, dari TKP, polisi menetapkan Alm Didik Prayogo sopir travel Elf sebagai tersangka. Dia dijerat dengan pasal 311 ayat 5, 4, 3, 2, dan 1 juncto pasal 310 ayat 4, 3, 2, dan 1 UU nomor 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan juncto pasal 77 KUHP.
Namun, karena tersangka sudah meninggal, kata Kapolres Mojokerto, dalam waktu dekat setelah berkas acara pemeriksaan (BAP) tuntas, pihaknya akan menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP-3). (FL/OL-10) sumber : www.Media Indonesia.com
1. Tulislah pokok –pokok berita yang terdapat pada teks di atas ?
2. Berikan tanggapan anda mengenai berita tersebut ?
Bacalah teks berikut untuk soal nomor 3 dan 4
Jadi Salah Sambung
Sudah hampir sebulan ini aku sibuk memakai telpon rumah diam-diam tanpa sepengetahuan ibu atau pun ayah ataupun adek ku. Dan yang pastinya lagi tanpa kenal waktu. Gak peduli tagihan bulanan telpon-nya bakalan meledak!!!
tapi kalo sampai beneran meledak,, ibu ku bisa langsung tahu siapa yang sering make telpon dan pastilah aku bakalan di omelin habis-habisan.
Jadi untuk menenangkan dan meyakinkan diriku sendiri bahwa aku tidak memakai telpon sampai melampaui batas,, maka aku bertekad untuk menghubungi operator TELKOM untuk menanyakan tentang tagihan.
Tapi ada sedikit keragu-raguan pada saat aku hendak memencet nomor tujuan. Yang ada dikepalaku hanya angka 123 untuk menghubungi TELKOM.
tuuut... tuuut... tuuutttt.. suara telpon tanda terhubung keseberang.
”Hallo. Selamat sore. Ada yang bisa saya bantu” kata suara operator laki-laki diseberang.
“hmm. Begini om,, saya ingin tahu tagihan untuk bulan ini” jawab aku ragu-ragu dan takut kalo ternyata tagihannya melambung tinggi.
“oh. Kalo begitu nomornya berapa yah buk?” tanyanya lagi. ( masih ABG gini dipanggil ibuk,, pikirku dalam hati) kemudian aku langsung menyebutkan nomor telpon rumahku.
“761875 om” jawabku.
“maaf!! Berapa?” tanyanya bikin aku gregetan.
“761875 om” jawabku setengah berteriak.
“ Ini nomor telpon rumah yah buk?” tanyanya seolah tak percaya pada pendengarannya sendiri.
Dengan ragu-ragu aku menjawab “ Iya om”.
“ Maaf bu, ini PLN bukan TELKOM!” GUBRAAAKK dengan sedikit salting aku menjawab ” Salah yah om,, aduh maaf yah saya salah pencet nomor”. BUGG! telpon langsung aku tutup!!! untung oomnya gak bisa ngeliat wajahku yang merah kebakar.

3. Tulislah pokok-pokok pengalaman cerita di atas serta berilah tanggapan?
4. Buatlah pengalaman cerita kamu dengan tema sama seperti cerita di atas?
5. Jumlah kata dalam teks adalah 540 kata, waktu yang dibutuhkan dalam membaca keseluruhan bacaan ialah 2 menit 02 detik. Berapa kpm (kata per menit) yang diperoleh dalam membaca teks tersebut?

KIRIM JAWABAN ANDA LEWAT E-MAIL : tubaindo@gmail.com jangan lupa cantumkan no hp anda terimakasih.

*************SELAMAT MENGERJAKAN **********

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger